About Me

Seorang Blogger, Linuxer dan Networkers.
Paling Suka Begadang tapi Tidak Suka Bangun Siang.

author
Showing posts with label Server. Show all posts
Showing posts with label Server. Show all posts

Configuring DNS on Cisco Routers

Leave a Comment
Assalamu alaikum wr. wb, kali ini saya akan memberikan tutorial mengenai cisco dimana Cisco Router akan di set sebagai DNS Client dan DNS Server.

Konfigurasi Router Cisco sebagai DNS Client
Perintah ip domain-lookup ini hanya optional bisa juga tetap dinonaktifkan
R1(config)#ip domain-lookup
Konfigurasi DNS Client
R1(config)#ip name-server 8.8.8.8
Konfigurasi Router Cisco sebagai DNS Server
Untuk setting dns-server sebaiknya bukan di router harus ada server khusus contoh ada pada gambar topologi di atas di sediakan sebuah server khusus misalnya server linux dengan paket bind9 untuk menjalankan DNS Server. Contoh di atas menggunakan nama domain www.ansharitkj.com dengan ip address 192.168.10.1
R1(config)#ip dns server
R1(config)#ip host www.ansharitkj.com 192.168.10.1 
Tambahkan opsi berikut jika di internet tidak ada host www.ansharitkj.com maka dia secara otomatis akan kembali menjadi dns client.
R1(config)# ip name-server 8.8.8.
Waalaikum salam wr. wb.
Read More

How to Configure VLan on Linux?

Leave a Comment
Sekarang saya akan memberikan tutorial bagaimana cara mengkonfigurasi virtual lan di ubuntu/debian atau seturunannya.

  1. Install paket virtual lan
  2. anshari@tkj:~$ sudo apt-get install vlan
  3. Selanjutnya aktifkan modul 802.1Q
  4. anshari@tkj:~$modprobe 8021q
  5. Untuk membuat virtual lan yang diinginkan gunakan perintah berikut:
  6. anshari@tkj:~$sudo vconfig add eth0 10
  7. Selanjutnya dalam membuat sub-interface pada eth0 untuk mengakses masing-masing virtual lan yang telah dibuat sebelumnya. Sebelumnya perlu diperhatikan bahwa eth0 tidak perlu diberi alamat ip.
anshari@tkj:~$sudo ifconfig eth0 0.0.0.0 up
anshari@tkj:~$sudo ifconfig eth0.10 200.100.100.66 broadcast 200.100.100.95 netmask 255.255.255.224 up
Read More

Install Horde Groupware 5.2.4 on Debian Wheezy

Leave a Comment

Kemaren ane sudah cerita tentang kerjaan ane yang baru di artikel ini How Linux Changed My Live, sekarang ane pengen cerita tentang kerjaan pertama ane yang hampir seminggu lebih ane kerjain yang selalu gagal karena dependency yang kurang -_-, tugasnya sih install cloud trus didalamnya ane install cointainer debian dengan mesin debian terpisah dengan databasenya. Jadi untuk dokumentasi sengaja ane pengen buatin thread ini buat teman-teman yang mungkin memiliki kasus yang sama. untuk mengetahui apa itu Horde Groupware silahkan baca artikel berikut Groupware - Horde Project. Oke udah deh lanjut masuk ke step by stepnya

1. Pastikan dependencynya lengkap install semua paket ini
# aptitude install apache2 libapache2-mod-php5 mysql-client-5.0 php5 php5-cli php-pear php5-imap cvs
Untuk dependency phpnya silahkan yang lengkap itu silahkan install aja semua paket berikut:
# aptitude install php5-mysql php5-curl php5-gd php5-intl php-pear php5-imagick php5-imap php5-mcrypt php5-memcache php5-ming php5-ps php5-pspell php5-recode php5-snmp php5-sqlite php5-tidy php5-xmlrpc php5-xsl
2. Daftar Horde PEAR Channel
# pear channel-discover pear.horde.org
 3. Konfigurasi folder tempat instalasi horde
# pear install horde/horde_role
# pear run-scripts horde/horde_role
isikan dimana Anda ingin menyimpan horde instalation Anda misalkan /var/ww/horde

4. Install groupware dengan perintah berikut:
# groupware-install
 Installing Horde Groupware

Configuring database settings

What database backend should we use?
    (false) [None]
    (mysql) MySQL / PDO
    (mysqli) MySQL (mysqli)
    (oci8) Oracle
    (pgsql) PostgreSQL
    (sqlite) SQLite

Type your choice []: mysqli
 Username to connect to the database as* [] root
Password to connect with
How should we connect to the database?
    (unix) UNIX Sockets
    (tcp) TCP/IP

Type your choice [unix]: tcp
Database server/host* [] 127.0.0.1
Port the DB is running on, if non-standard [3306]
Database name to use* [] groupware
Internally used charset* [utf-8]
Use SSL to connect to the server?
    (1) Yes
    (0) No

Type your choice [0]:
Certification Authority to use for SSL connections []
Split reads to a different server?
    (false) Disabled
    (true) Enabled

Type your choice [false]:
Writing main configuration file... done.
Creating and updating database tables... done.
Configuring administrator settings

Specify a user name for the administrator account: admin
Specify a password for the administrator account:

Writing main configuration file... done.

Thank you for using Horde Groupware!

Read More

Share Folder dengan Samba Pada Ubuntu

Leave a Comment
Apa itu Samba?
Samba adalah program yang dapat menjembatani kompleksitas berbagai platform system operasi Linux(UNIX) dengan mesin Windows yang dijalankan dalam suatu jaringan komputer. Samba merupakan aplikasi dari UNIX dan Linux, yang dikenal dengan SMB(Service Message Block) protocol. Banyak sistem operasi seperti Windows dan OS/2 yang menggunakan SMB untuk menciptakan jaringan client/server. Protokol Samba memungkinkan server Linux/UNIX untuk berkomunikasi dengan mesin client yang mengunakan OS Windows dalam satu jaringan.

Samba adalah sebuah software yang bekerja di sistem operasi linux, unix dan windows yang menggunakan protokol network smb (server massage block). Smb adalah sebuah protokol komunikasi data yang juga digunakan oleh Microsoft dan OS/2 untuk menampilkan fungsi jaringan client-server yang menyediakan sharing file dan printer serta tugas-tugas lainnya yang berhubungan.

Samba adalah himpunan aplikasi yang bertujuan agar komputer dengan sistem operasi Linux, BSD( atau UNIX lainnya) dapat bertindak sebagai file dan print server yang berbasis protokol SMB (session message block).

Fungsi Samba?
  1. Menghubungkan antara mesin Linux (UNIX) dengan mesin Windows. Sebagai perangkat lunak cukup banyak fungsi yang dapat dilakukan oleh samba software, mulai dari menjembatani sharing file, sharing device, PDC, firewall, DNS, DHCP, FTP, webserver, sebagai gateway, mail server, proxy dan lain-lain. Fasilitas pengremote seperti telnet dan ssh juga tersedia. Salah satu keunggulan lainnya adalah adanya aplikasi pengaturan yang tidak lagi hanya berbasis teks, tetapi juga berbasis grafis yaitu swat. Menempatkan masin Linux/UNIX sebagai PDC (Primary Domain Controller) seperti yang dilakukan oleh NT dalam jaringan Wondows.
  2. Samba PDC (Primary Domain Controller) bertujuan sebagai komputer yang akan melakukan validasi user kepada setiap client yang akan bergabung dalam satu domain tertentu, dengan kata lain hanya user yang terdaftar yang diijinkan masuk ke domain tersebut dan mengakses semua fasilitas domain yang disediakan.
  3. Dapat berfungsi sebagai domain controller pada jaringan Microsoft Windows.
Keunggulan Samba?
Keunggulan menggunakan samba :
  1. Gratis atau free
  2. Tersedia untuk berbagai macam platform
  3. Mudah dikonfigurasi oleh administrator
  4. Sudah terhubung langsung dengan jaringan dan jarang ditemui masalah dalam penggunaannya di jaringan
  5. Mudah dikonfigurasi sesuai dengan kebutuhan administrator
  6. Dapat diandalkan karena jarang terjadi kesalahan, kecuali sever computer anda bermasalah dengan perangkat kerasnya.
  7. Mempunyai performa yang maksimal.
Install Dan Konfigurasi Samba, Untuk bagian instalasi dan konfigurasi silahkan download tutorial berikut:
Tutorial Share Folder dengan Samba Pada Ubuntu
Read More

Instalasi dan Konfigurasi DNS dan Mail Server di Ubuntu

1 comment
Mail Server adalah Perangkat lunak program yang mendistribusikan file atau informasi sebagai respons atas permintaan yang dikirim via email, juga digunakan pada bitnet untuk menyediakan layanan serupa http:// FTP.
Mail Serve biasanya dikelola oleh seorang yang biasanya dipanggilpostmaster. Tugas dari postmaster adalah mengelola account,memonitor kinerja server, dan tugas administratif lainnya.

Proses pengiriman e-mail malalui tahapan yang sedikit panjang. Saat e-mail di kirim, maka e-mail tersebut disimpan pada mail server menjadi satu file berdasarkan tujuan e-mail. File ini berisi informasi sumber dan tujuan, serta dilengkapi tanggal dan waktu pengiriman. Pada saat user membaca e-mail berarti user telah mengakses server e-mail dan membaca file yang tersimpan dalam server yang di tampilkan melalui browser user.

CARA KERJA
Pada mail server terdapat dua server yang berbeda yaitu incoming dan outgoing server. Server yang biasa menangani outgoing e-mail adalah server SMTP(Simple Mail Transfer Protocol) pada port 25 sedangkan untuk menangani e-mail adalah POP3(Post Office Protocol) pada port 110.

Saat e-mail dikirim maka akan langsung ditangani oleh SMTP server dan akan dikiriM ke SMTP tujuan, baik secara langsung maupun melalui beberapa SMTP server yang ada pada jalur tujuannya. Apabila server terkoneksi ke jaringan maka pesan akan langsung di kirim, tapi apa bila server tidak terkoneksi ke jaringan maka pesan akan dimasukkan ke dalam queue dan di resend setiap 15 menit. Apabila dalam 5 hari server tidak juga terkoneksi jaringan maka akan muncul pemberitahuan undeliver notice ke inbox pengirim.

Apabila e-mail terkirim maka akan masuk pada POP3 server atau IMAP server. Jika menggunakan POP3 server user akan membaca file pesan maka komputer user akan mendownload file pesan dari server sehingga file tersebun hanya akan ada pada komputer user tersebut. Sehingga user dapat membaca pesan yang telah di download tersebut. Berbeda dengan IMAP server yang mempertahankan e-mail pada server sehigga e-mail dapat di buka kembali pada device yang berbeda.

Untuk Membangun Mail Server di Ubuntu, disini saya menggunakan 4 (tiga) buat software yakni:
1. Bind9 (DNS Server)
DNS Server adalah Server yang berfungsi menangani translasi penamaan host -host kedalam IP Address, begitu juga sebaliknya dalam menangani translate dari IP Address ke Hostname.
Bind9 adalah sebuah aplikasi untuk implementasi dari konsep DNS Server yang paling banyak digunakan saat ini.

2. Postfix (Fasilitas Sendmail)
Postfix adalah sebuah program pengirim email yang ditulis oleh Wietse Venema, yang mulai menjadi alternatif lain terhadap dominasi penggunaan sendmail. Postfix berusaha menjadi program yang cepat, mudah dikelola, dan aman, dimana juga harus cukup sesuai dan cocok dengan Sendmail sehingga tidak mengecewakan penggunanya. Maka dari itu, jika dilihat sekilas dari luar nampak mirip seperti Sendmail, tapi didalam semuanya berbeda.
Beberapa fitur yang ditawarkan oleh Postfix :
  • Performance. Postfix mampu melayani sejuta email dalam sehari
  • Kompatibilitas. Postfix sangat kompatibel dengan Sendmail (yang sudah banyak dipergunakan orang sebagai MTA di UNIX.
  • Terdiri beberapa program kecil yang saling tidak percaya. Jika Sendmail hanya mampunyai satu program besar dan satu file konfigurasi besar, maka Postfix memiliki program-program kecil yang menjalankan tugasnya secara spesifik.
  • Keamanan. Postfix dijalankan dengan proteksi bertingkat, oleh program-program kecil yang saling tidak percaya. Masing-masing program dijalankan oleh user khusus (bukan setuid).
  • Multiple Transport. Postfix dapat mengirim surat dengan modus SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) dan UUCP (Unix to Unix Copy Protocol) sekaligus.
  • Mendukung format Maildir. Maildir adalah format boks penyimpanan surat dalam bentuk folder daripada berbentuk satu fila (mbox).
  • Kemudahan konfigurasi. Meskipun Postfix terdiri dari banyak program kecil, namun hanya memiliki satu file konfigurasi yang mudah untuk di seting yakni /etc/postfix/main.cfg.
Berikut sekilas gambaran bagaimana Postfix bekerja :
  1. Jika ada mail lokal, maupun mail remote yang mempergunakan SMTP, diletakkan ke dalam direktori /var/mail/postfix/maildrop. Direktori ini world writable, dan permissionnya selalu dicek oleh pickup daemon setiap kali ada mail masuk.
  2. Di sini akan dicek host, domain, maupun username yang dituju. Pengecekan juga termasuk yang didefinisikan di /etc/aliases dan ~/.forward. Jika bermasalah, mail akan dikembalikan ke pengirim. Biasanya ada satu tembusan ke postmaster.
  3. Dari maildrop, mail akan di clean-up dengan menambahkan header, dan meletakkannya di direktori /var/mail/postfix/incoming. Disini program queue manager akan diaktifkan.
  4. Queue Manager akan memisahkan mail-mail yang ditujukan untuk jaringan lokal dan mail yang ditujukan untuk host/jaringan remote. Jika ada mail yang macet, Queue Manager akan memilahnya, sehingga tidak mempengaruhi pengantaran mail lainnya.
  5. Trivial-rewrite adalah program yang dipanggil oleh Queue Manager untuk resolving alamat dari tujuan surat.
3. Dovecot
Dovecot adalah program yang bisa digunakan sebagai protocol yang menjembatani user untuk mengakses mail yang ada di server dengan menggunakan protocol POP3, IMAP maupun versi secure dari keduanya yakni POP3s dan IMAPs.

4. Squirrelmail
Squirrelmail adalah salah satu aplikasi web yang sudah terpasang di CPanel untuk keperluan membaca email. Adalah aplikasi webmail yang mendukung protokol IMAP dan SMTP dan menampilkan halaman dalam format HTML tanpa membutuhkan javascript, sehingga bisa dengan mudah diakses menggunakan browser apapun dan sangat ringan.

Dengan tampilannya yang sederhana, SquirrelMail mempunyai semua fungsi-fungsi yang seharusnya ada di aplikasi pembaca email, meliputi penggunaan attachment, buku alamat, folder, kalender, dll.

Jadi jika Anda sedang butuh untuk membuka webmail dan koneksi internet tidak terlalu bagus, Anda bisa memilih Squirrelmail sebagai aplikasi pembaca email Anda.

INSTALASI DAN KONFIGURASI
Download Tutorial lengkapnya di disini: Membangun Mail Server di Ubuntu
Read More
Previous PostOlder Posts Home